Tampilkan postingan dengan label jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jaringan. Tampilkan semua postingan

CARA KONFIGURASI SETTING BRIDGE TP LINK WA7210N DENGAN AP MODE

Selamat datang di blog saya, setelah sebelumnya saya membuat sebuah artikel tentang cara setting TP Link wa5210 sebagai penerima dan pemancar kali ini saya akan menambahkan sebuah artikel tentang setting TP Link WA 7210, secara fisik dan konfigurasi tl wa7210 tidak jauh berbeda dengan pendahulunya yaitu tl wa5210 hanya saja perbedaannya terletak pada frekwensi sinyal yang dihasilkan.

Jika pada artikel sebelumnya saya membahas tentang setting perangkat sebagai Acces Point dan Client, pada kesempatan ini saya akan melengkapi dengan setting perangkat sebagai Bridge atau jika diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia adalah "jembatan" yang dalam artian sebagai penghubung.


Oke untuk mempersingkat waktu langsung saja kita lihat step by step cara konfigurasinya.



Definisi:

Di dalam sebuah jaringan, pada konfigurasi Bridge Tradisional memungkinkan dua atau lebih titik akses nirkabel (AP) untuk berkomunikasi antara satu sama lain dengan tujuan bergabung dengan beberapa sambungan LAN, silahkan perhatikan gambar dibawah.



Bridge dengan mode AP juga dapat menyediakan koneksi nirkabel lokal seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini, penjelasannya yaitu AP 1 sebagai pusat koneksi, AP 2 nembak AP 1 untuk mendapatkan koneksi, setelah berhasil terhubung dengan AP 1 selanjutnya AP 2 membagi koneksi ke client baik melalui LAN atau Wireless.




Prasyaratan:

1.     AP1 sudah dikonfigurasi sebagai mode titik akses (access point).
2.     Buat dan settinglah IP address, security type, wireless pasword, region dan chanel pada AP1

Jika langkah diatas sudah dilakukan, maka selanjutnya kita lakukan konfigurasi perangkat.

Konfigurasi perangkat
Langkah 1
  • Hubungkan komputer anda ke AP2 menggunakan kabel LAN. Konfigurasi IP komputer anda dengan IP statis (di sini saya menggunakan 192.168.0.100 sebagai contoh) untuk komputer. 
  • Login ke Interface berbasis Web dengan memasukkan IP default alamat 192.168.0.254 ke address bar browser web Anda. 
  • Masukkan Username dan password default admin. Pilih "Saya setuju dengan syarat penggunaan ini" dan klik login.
Langkah 2
  • Pastikan dan settinglah IP LAN AP1 dan AP2 pada class/segmen yang sama
  • Setelah mengubah alamat IP dari AP2, Anda perlu kembali login dengan menggunakan IP address,jika alamat IP telah diubah ke subnet yang berbeda Anda perlu mengubah alamat IP pada komputer Anda untuk menyesuaikan.

Langkah 3
Mengkonfigurasi AP2 ke Bridge dengan modeAP.


  1. Klik pada Mode Operasi di sisi kiri halaman setting. PilihBridge dengan AP dan klik Save untuk menyimpan settingan

2.  Silahkan pilih dan klik Wireless -> Wireless Setting pada menu sebelah kiri, maka akan tampak        seperti gambar dibawah..

Silahkan pilih dan klik Wireless -> Wireless Setting pada menu sebelah kiri, maka akan tampak seperti gambar dibawah.


3. Klik tombol Survey dan daftar AP akan ditampilkan. Cari nama jaringan nirkabel (SSID) dari AP1 dan klik Connect.



4.  Pada Wireles bridge setting pastikan Key Type, Password, Region dan Chanel harus sama dengan AP1, sedangkan Nama Wireless untuk penyebar dapat berbeda dari AP1.Setelah semua data diisi selanjutnya klik tombol Save.
silahkan lihat gambar dibawah ini dan perhatikan bagian mana saja yang harus diisi.





5.   Setelah settingan diatas selesai selanjutnya pilih Wireless - Wireless Security untuk mengkonfigurasi password nirkabel jaringan nirkabel local Anda Disarankan untuk menggunakan WPA / WPA2-Personal. untuk Password dapat berbeda dengan password AP1.



6.     Setelah settingan password selesai langkah berikutnya adalah klik System Tools - Reboot untuk reboot perangkat anda, hal ini dilakukan juga agar settingan anda aktif di perangkat.

Setelah reboot(restart) silahkan tes koneksi dan cek semua perangkat untuk memastikan konfigurasi anda tidak ada kesalahan dan dapat segera digunakan.

Sementara sekian dulu artikel saya mengenai setting TP Link wa7210n, semoga membantu.

Cara Menjadikan wifi hp atau smartphone modem ke komputer pc tanpa dial up pulsa





Selamat datang di blog saya, apakah anda pernah menjadikan hp atau smartphone jadi modem dial up ke komputer pc yang tidak ada fitur wifi.

Tahukan anda bahwa kita bisa memanfaatkan wifi hp kita untuk koneksi komputer menggunakan kabel data, biasanya anda pasti kalau menjadikan hp modem pasti menggunakan dial up pulsa dan harus daftar paketan internet dulu.
 

Namun kali ini saya akan membagi sedikit informasi bagaimana memanfaatkan wifi hp kita untuk modem ke pc.

sebenarnya ada cara lain yaitu dengan membeli ethernet card atau wifi eksternal yang bisa dipasang ke PC kita, namun anda setidaknya harus mengeluarkan sedikit uang untuk membeli itu ditambah lagi anda harus menginstal driver ke dalam PC anda, kalau menurut saya sih lebih simple dengan menggunakan HP/smartphone, tinggal plug and play saja,,hehe


Tahap pertama

Pastikan ada jaringan wifi yang akan kita gunakan untuk koneksi internet,
Hubungkan wifi hp anda ke jaringan wifi sampai status konek dan bisa browsing.

Tahap kedua

Hubungkan hp anda ke pc menggunakan kabel data, jangan lupa aktifkan sistem debug di settingan hp anda, setelan > Opsi pengembang > Debug USB (centang)



Tahap Ketiga

Aktifkan Tethering & Hotspot Portable
untuk menghubungkan HP anda seperti layaknya sambungan LAN, centang Peranggitan USB seperti pada gambar dibawah.



Tahap Keempat

Tunggu sampai sambungan lan konek seperti dibawah ini


Kalau status sudah konek coba tes ping ke mana aja, ke salah satu situs, dalam hal ini saya ping ke Google.com


dan percobaan saya berhasil,,saya dapat menikmati internet di PC saya yang tidak punya WIFI.


NB : Setiap gadget/perangkat HP android terkadang mempunyai nama setting yang berbeda-beda antara merk yang satu dengan yang lain, namun pada intinya tujuannya juga sama, pada tutorial diatas saya menggunakan Sony M2 dual dengan OS android 4.4.1.


sekian tutorial saya kali ini semoga bermanfaat.





CARA SETTING TP LINK TL-WA5110G, TL-WA901ND v1, TL-WA901ND v2, TL-WA801ND v1, TL-WA701ND v1 SEBAGAI REPEATER ATAU PENYEBAR

TP LINK TL-WA5110G, TL-WA901ND v1, TL-WA901ND v2, TL-WA801ND v1, TL-WA701ND v1

Sebelum kita membahas lebih jauh terlebih dahulu saya jabarkan Topology jaringan yang saya gunakan dalam membuat tutorial ini, perhatikan gambar dibawah :
 


Untuk tahap persiapan, silahkan siapkan semua alat yang nantinya akan kita gunakan untuk setting, pastikan semua ada, root router (pusat koneksi) , router (nantinya untuk repeater/penyebar) dan laptop atau pc.

Catatan:Di sini kita menggunakan TL-WA701ND V1 dan informasi yang ada di bawah ini sebagai referensi. 
Artikel ini diterapkan pada versi lama dari Acces Point seperti WA5110G, TL-WA901NDv1, v2, TL-WA801ND v1, TL-WA701ND v1.

Jika informasi ini berbeda dan tidak bekerja untuk perangkat anda, silahkan gunakan informasi yang sesuai untuk mengkonfigurasi sesuai dengan petunjuk di bawah ini. 
Informasi dari router root:
  •     LAN IP: 192.168.1.254
  •     SSID: AZKAMAJA_NET
  •     Encryption Type: WPA2-PSK
  •     Passphrase: passgo321

 
Persiapan
 Karena DHCP Server pada AP secara default telah dinonaktifkan, kita harus menetapkan alamat IP secara manual yaitu 192.168.1.x

(1 <x <254) untuk komputer, untuk mencocokkan alamat IP default (192.168.1.254) dari Repeater.
Menghubungkan komputer ke AP dengan kabel Ethernet.
 Konfigurasi pada Repeater (TP-LINK 11n AP):

Langkah 1
Login ke halaman manajemen Repeater anda.klik disini untuk lebih jelasnya.

 
Langkah 2
Klik Network. Pastikan alamat IP Repeater adalah dalam segmen IP yang sama dengan Root Router untuk menghindari konflik IP. Dalam hal ini, kita dapat mengubah IP untuk "192.168.1.250". Kemudian klik Save.

   

Langkah 3
Klik Wireless -> Wireless Setting. Pilih Universal Repeater sebagai Operation Mode. Kemudian klik Search. (Jika root router mendukung empat alamat WDS, Anda juga dapat memilih Repeater.)


 
Langkah 4
Menemukan root router SSID pada daftar AP, kemudian klik Connect.
Disini anda dapat mencari nama router yang akan anda tembak, lihat gambar dibawah :
 


Langkah 5
Klik Save untuk menyimpan settingan anda


 
Langkah 6
Klik Wireless -> Wireless Security. disini Anda akan mengatur jenis Keamanan dan password Wireless (network Key) dari Router root.
Silahkan lihat contoh dibawah sebagai gambaran,

Dalam contoh ini, saya mengisikan data seperti yang saya tulis di bagian atas artikel ini, kita pilih WPA-PSK / WPA2-PSK dan input password  'passgo321' di kolom Password. Kemudian klik tombol Save di bagian bawah halaman.
 

Langkah 7
Setelah semua settingan kita isi dan sudah yakin maka selanjutnya Klik Sistem Tools-> Reboot untuk reboot AP (restart)

Setelah Anda mengikuti semua langkah di atas, Repeater seharusnya dapat bekerja dan konek dengan benar dengan router root.

Silahkan lihat metode berikut untuk memastikan bahwa setting Repeater anda berhasil.Ubah alamat IP komputer anda ke Obtain automatically
. 

Kemudian Anda dapat memeriksa konektivitas dengan menggunakan Ping di comantprompt pada komputer anda.



Jika berhasil, selamat settingan anda sukses dan anda sudah bisa berselancar di dunia internet dengan koneksi wifi yang anda sebar tadi.

jenis kabel ethernet Cat5, Cat-5e Cat6, Cat -6a dengan fungsi kegunaan dan perbedaan

Jenis-jenis kabel Ethernet, Cat5, Cat-5e, Cat6, Cat-6a beserta fungsi dan perbedaannya

Apakah anda berencana untuk memasang sebuah jaringan ditempat anda? Sudahkah anda tau perangkat apa saja yang dibutuhkan? Apakah perangkat yang anda pilih sudah benar? Sebelum anda menentukan pilihan sebaiknya kenali dulu apa fungsi dan kegunaan, salah satu perangkat yang dibutuhkan untuk memasang sebuah jaringan adalah kabel ethernet yang fungsinya untuk jalur lalu lintas data nantinya.

Tidak semua kabel Ethernet diciptakan sama, apa bedanya dan bagaimana Anda tahu mana yang harus Anda gunakan? Mari kita lihat perbedaan teknis dan fisik kategori kabel Ethernet agar anda dapat memilih yang benar.

Kabel ethernet dikelompokkan menjadi kategori yang berurutan ("CAT") berdasarkan spesifikasi yang berbeda. Kadang-kadang kategori diperbarui lagi dengan klarifikasi atau pengujian standar yang lebih lanjut (misalnya 5e, 6a). Kategori-kategori ini di ciptakan agar kita dapat dengan mudah mengetahui apa jenis kabel yang kita butuhkan untuk sebuah aplikasi tertentu. Produsen diwajibkan untuk mematuhi standar yang ada untuk memudahkan konsumen.

Apa perbedaan antar kategori dan bagaimana Anda bisa tahu kapan harus menggunakan kabel yang tanpa pelindung, terlindungi, terbuka atau kabel padat. Terus membaca artikel ini agar anda mendapat gambaran sebelum memilih.

Perbedaan teknis

Perbedaan spesifikasi kabel ini tidak akan mudah dilihat secara fisik, jadi mari kita lihat apa fungsi masing-masing kategori. Di bawah ini adalah grafik untuk referensi ketika memilih kabel untuk aplikasi Anda berdasarkan standar untuk kategori tersebut.



Karena jumlah kategori semakin banyak, begitu juga kecepatan dan Mhz kawat. Ini bukan suatu kebetulan, karena setiap kategori telah dilakukan pengujian lebih ketat untuk menghilangkan crosstalk (XT) dan menambahkan isolasi antara kabel.

Semua percobaan yang sudah dilakukan kadang tidak selalu sama.Secara fisik Anda dapat menggunakan kabel Cat-5 untuk kecepatan 1 Gb, dan saya pribadi menggunakan kabel yang lebih panjang dari 100 meter, tetapi karena standarnya belum diuji untuk itu, Anda mungkin akan mendapatkan hasil yang berbeda. Hanya karena Anda memiliki kabel Cat-6, tidak berarti Anda memiliki kecepatan 1 Gb dan jaringan anda bagus. Setiap koneksi dalam jaringan Anda harus mendukung kecepatan 1 Gb.

Kategori kabel 5 direvisi, dan sebagian besar diganti, kategori 5 Ditingkatkan menjadi kabel Cat-5e yang secara kasat mata tidak berubah secara fisik di dalam kabel, melainkan diterapkan standar pengujian yang lebih ketat untuk crosstalk.

Kategori 6 direvisi dengan Kategori Cat-6a yang telah dilakukan pengujian untuk komunikasi 500 Mhz (dibandingkan dengan Cat-6 250 Mhz). Semakin tinggi frekuensi komunikasi maka akan menghilangkan crosstalk asing (AXT).

Perbedaan fisik

Jadi bagaimana cara kabel fisik menghilangkan gangguan dan memungkinkan untuk meningkatkan kecepatan lebih cepat? tanpa melalui kawat memutar dan isolasi. Kabel memutar diciptakan oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1881 untuk digunakan pada kabel telepon yang membentang di sepanjang sisi saluran listrik. Ia menemukan bahwa dengan memutar kabel setiap 3-4 tiang listrik, hal itu dapat mengurangi gangguan dan meningkatkan jangkauan. Twisted pair menjadi dasar untuk semua kabel Ethernet untuk menghilangkan interferensi antara kabel internal yang (XT), dan kabel eksternal (AXT).


Ada dua perbedaan fisik utama antara Cat-5 dan Cat-6 kabel, jumlah tikungan per cm kawat, dan ketebalan selubung.


Panjang kabel memutar yang tidak standar, tetapi biasanya ada 1,5-2 tikungan per cm di Cat-5 (e) dan 2 + tikungan per cm di Cat-6. Dalam satu kabel, masing-masing pasangan berwarna juga akan memiliki panjang twist yang berbeda berdasarkan bilangan prima sehingga tidak ada dua tikungan yang pernah menyelaraskan. Jumlah tikungan per pasang biasanya berbeda untuk setiap produsen kabel. Seperti yang Anda lihat pada gambar di atas, ada dua pasang yang memiliki jumlah yang sama dari tikungan per inci.

Banyak kabel Cat-6 juga termasuk spline nilon yang membantu menghilangkan crosstalk. Kabel Cat-6, spline tidak diperlukan selama tes kabel sesuai dengan standar. Pada gambar di atas, kabel Cat-5e adalah satu-satunya yang menggunakan spline.

Sementara spline nilon membantu mengurangi crosstalk di kawat, selubung tebal melindungi terhadap short end crosstalk (NEXT) dan crosstalk asing (AXT) yang keduanya lebih sering terjadi sebagai frekuensi (Mhz) yang meningkat. Dalam gambar ini kabel Cat-5e memiliki selubung tipis, tetapi juga merupakan satu-satunya yang menggunakan spline nilon.



Shielded (STP) vs Unshielded (UTP)

Karena semua kabel Ethernet dibuat memutar, manufaktur menggunakan perisai untuk lebih melindungi kabel dari interferensi. Unshielded twisted pair dapat dengan mudah digunakan untuk kabel antara komputer dan dinding, tetapi Anda akan membutuhkan kabel terlindung untuk daerah dengan gangguan tinggi dan kabel yang sipasang di luar ruangan atau di dalam dinding.


Ada berbagai cara untuk melindungi kabel Ethernet, tetapi biasanya melibatkan menempatkan perisai di sekitar masing-masing pasangan kawat dalam kabel. Hal Ini melindungi pasangan dari crosstalk internal. Membuat pelindung lebih tidak hanya dapat melindungi kabel dari crosstalk asing tetapi juga skrining kabel UTP atau STP, Secara teknis gambar di atas menunjukkan kabel filter STP (S / STP).



Kabel padat vs kabel terurai

Kabel Ethernet padat(solid) dan terurai mengacu pada konduktor tembaga yang sebenarnya di pasang. Kabel yang solid menggunakan satu bagian dari tembaga untuk konduktor listrik sementara yang terurai menggunakan serangkaian kabel tembaga memutar bersama-sama. Ada banyak aplikasi yang berbeda untuk setiap jenis konduktor, tetapi ada dua aplikasi utama untuk setiap jenis, Anda harus tahu tentang itu.


Kabel terurai lebih fleksibel dan harus digunakan di meja atau di mana Anda dapat bergerak dengan kabel di sekitar anda.
Kabel yang solid tidak fleksibel tetapi juga lebih tahan lama yang membuatnya ideal untuk instalasi permanen serta dinding luar dan dalam.
Sekarang Anda tahu jenis kabel yang harus Anda gunakan.

CARA MUDAH SETTING UbiquitiPicoStation M2 SEBAGAI REPEATER ATAU PEMANCAR SINYAL WIFI

CARA MUDAH SETTING UbiquitiPicoStation M2 SEBAGAI REPEATER ATAU PEMANCAR SINYAL WIFI


Ubiquiti merupakan salah satu produk yang sangat banyak beredar di Indonesia dan salah satu produk yang banyak digunakan masyarakat, pada kesempatan ini saya akan membahas cara setting ubiquiti PicoStation M2 yang akan digunakan sebagai penyebar sinyal.

Bagi anda yang sudah tau cara setting ubiquiti silahkan abaikan tulisan saya, tapi bagi anda yang belum tau cara setting ubiquiti sebagai alat pemancar sinyal silahkan simak tahap-tahap dibawah ini
TAHAP 1

Hubungkan Ubiquiti PicoStation M2 anda ke computer menggunakan kabel Ethernet CAT5, jika anda belum tau kabel CAT5 silahkan baca artikel fungsi dan kegunaanEthernet kabel CAT5

TAHAP 1
  • Buka browser di computer anda, terserah maumenggunakan google chrome,firefox, IE atau yang lainnya,
  • ketik alamat IP 192.168.1.20 di web address bar browser anda dan pastikan komputer anda memiliki alamat IP dengan class yang sama misalnya 192.168.1.35
  • Jika sudah klik enter maka akan tampil halaman login seperti gambar dibawah





TAHAP 3
Login dengan username dan password default username = ubnt password = ubnt
Selanjutnya pilih country (Negara) dan Language (bahasa) jangan lupa klik “I agree to these term of use” terakhir klikLogin maka anda akan masuk kehalaman setting.


TAHAP 4
Klik Wireless dan ikuti langkah-langkah setting dibawah ini.



Keterangan :
    1. Pada kolom ini pilih “AP-Repeater”
    2. WDS Peer adalah tempat mengisi mac address, agar dapat terisi secara otomatis anda klik “Auto”
    3. SSID : isi nama SSID sesuai keinginan anda misalnya INDO-NET (nantinya akan tampil sebagai nama Wifi)
    4. Chanel Width : Pilih Auto, tap ijika anda ingin mengisi manual disarankan memilih frekwensi 20 Mhz agar sinyal lebih stabil
    5. Output Power :untuk mengatur setelan agar mendapatkan sinyal yang ideal misalnya 35dBm dll.
    6. Security : pilih dan harus sama dengan security yang ada pada settingan Acces Point utama, setelah memilih jenis security selanjutnya isi password sesuai yang anda inginkan, tapi jika Acces Point utama tidak menggunakan password maka anda cukup pilih “none”
    7. Terakhir klik “change” untuk menyimpan settingan anda

    Sampai pada tahap ini saya rasa settingan ubiquiti anda sudah berhasil (mudah-mudahan) dan sudah dapat memancarkan sinyal dari Acces Point utama.


    Untuk mengecek apakah koneksi anda sudah benar silahkan baca petunjuk dibawah :
    1. GunakanLaptop,Hp atau computer yang sudah dilengkapi Wifi
    2. Aktifkan Wifi anda dan hubungkan (connect) ke SSID yang tadi sudah anda buat, jika anda menggunakan password isikan passwordnya.
    3. Jika sudah konek coba anda buka browser dan buka salah satu situs atau jika anda menggunakan laptop atau PC bisa coba ping kesalah satu situs, jika berhasil maka selamat anda sudah berhasil melakukan setting ubiquiti menjadi pemancar sinyal melalui wifi.



     SEKIAN SEMOGA BERMANFAAT.............