10 Software Wifi virtual Router, Access Point dan Hotspot

10 Software Wifi virtual Router, Access Point dan Hotspot
10 Software Wifi virtual Router, Access Point dan Hotspot
Operating sistem : Windows/Mac/Linux
Lisensi : Freeware / Gratis

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars


Connectify


Connectify merupakan software free untuk menghasilkan hotspot tunggal untuk menciptakan hotspot tunggal buat pc laptop atau netbook yg mempunyai wifi kartu USB wifi. dgn connectify berbagi koneksi internet dgn komputer tablet handphone menjadi lebih mudah.

unduh | File : 6MB
maya Router


maya Router membuat computer netbook atau notebook yg mempunyai windows 7 (baca: hanya jadi wifi hotspot ,Software virtual router jadi virtual router dgn memakai teknologi enkripsi WPA2memastikan keamana jaringan internet atau data yang anda share ke publik.

unduh | File :1MB
Maryfi


Marify software buat koneksi wifi ke wifi mempersiapkan pc notebook atau laptop yg memiliki windows 7 (baca: cuma jadi hostspot solo dgn mengunakan virtual router , memakai technologi enkripsi WPA2, smart phone atau atau alat/gadget lain yang memiliki wifi bisa tersambung bersama gampang ke hotspot anda.

download | File : 2.1 MB
MyRouter

myrouter-virtual-wifi
MyRouter software yg bekerja sebagai virtual router pada computer dan netbook bersama penampilan yang sangat gampang dimengerti, software ini bakal memudahkan kamu untuk sharing koneksi internet dengan aman nyaman bersama beraneka piranti elektronik lain yg memiliki wifi.

download | File :500KB
mHotSpot

mhotspot
mHotSpot membuat netbook atau computer mu mampu sharing/berbagi koneksi internet lewat wifi kelakuan atau usb wifi
baik handphone pintar android, BB, pil ipad, atau perangkat lain yg memiliki wifi. mHotSpot bekerja jadi wifi extender penyambung menimbulkan cakupan ke laptop/pc yg tak terjangkau router.

download | File :200KB
MyPublicWiFi

mypblic-wifi-hotspot
MyPublicWiFi memasang laptop/PC yang memiliki WIFI mejadi wireless access point siapapun yang sanggup mengakibatkan laptop/PC menjadi server guna berbagi koneksi internet dgn mudah.Solusi gampang pada mempermudah budget pembelian hardware maupun biaya internet, serasi difungsikan di hunian atau kost2an,sofware ini berulang memiliki log/track/catatan siapa-siapa saja yang memakai koneksi anda.

download | File : 1MB
virtualaccesspoint


virtual accesspoint aplikasi web java, untuk anda yang (mobile) perlu instan tanpa butuh instal software maya access point, pass ketik awal virtualaccesspoint.com buat browsermu selanjutnya enable java (aktifkan). mengisi SSID seterusnya turn on AP. hanya sanggup digunakan pc/laptop OS Win 7 dan Server)

website apps
myHotspotCreator

wifi-hotspot-creator
myHotspotCreator software kecil simple dan mudah digunakan guna berbagi koneksi internet lewat wifi (laptop/notebook/pc), berbagi internet dgn menggunakan kata sandi tak butuh khawatir ada penyusup masuk ke jaringan internet mu.

download | File : 1.5MB
Sevengate

seventh-gate virtual router
Sevengate software share internet, private network, lan game, file sharing dll. virtual router untuk computer netbook , laptop yang mempunyai OS windows 7. so,. mau untuk lan game pakai wifi menjadi enteng bukan.

download | File : 1.1MB
virtual WiFi Router versi 2


virtual WiFi Router versi 2 versi pemindaan bersumber virtual WiFi Router versi 1 yg memusakakan kemudahan lebih dan tentunya terus portabale dan ringan, untuk setting pertama pengunaan software ini mari ke -> anjuran

http://www.telekomers.com/2015/09/aplikasi-hotspot-untuk-android.html

10 Games taktik Android terpopuler paling baru terbaik 2017

10 Games taktik Android terpopuler paling baru terbaik 2017
bermain game yakni salah satu trick buat menggunakan saat luang. gerakan itu semula menjadi lebih gampang dikarenakan sanggup dilakukan di piranti telephone seluler berpendidikan kala ini tidak sedikit industri yang telah sediakan game kembangan mereka pada perangkat smartphone perihal itu terpenting guna kastemer handphone berbasis Android.
informasi REKOMENDASI
Dragon Quest X akan Sambangi PlayStation 4 dan Nintendo Switch
Ultra Street Fighter II: The Final Challengers Hadir di Nintendo Switch
deretan Aplikasi Games gratis untuk iPhone (2-Habis)
Di Google Play sedia beraneka ragam game dengan genre yang berlainan salah satunya strategi Game strategi sendiri adalah permainan yg menekankan insting, taktik dan logika. Permainan ini rata-rata berjenis perang. Berikut ini game strategi Android paling baik 2015, sama seperti dilansir Phone ajang Senin (20/4/2015). Age of Sparta Game kembangan Gameloft yaitu Age of Sparta mencampur elemen asal dua game strategi klasik kepada komputer ialah Age of Empires dan Heroes of Might and Magic. Age of Sparta meminta anda menyusun kota, menjunjung tinggi dewa dgn area ibadahnya, dan mengerek rasa tidak paham curiga seputar tentara pada menaungi Yunani tua mulai sejak serbuah Xerxes dan tentara Persia. Age of Warning Empire tidak cuma Age of Sparta, permainan lain yang mengingatkan bagi game personal pc pc Age of Empire dan Heroes of Might and Magic adalah Age of Warning Empire. Di game Age of Warning, pemain diminta membangun kesultanan sendiri sambil merekrut separuh pahlawan menonjolkan pasukan, dan meneliti technologi pada menggulung seluruh musuh Battle Glory Battle Glory merupakan permainan yang kelihatan seperti game populer saat ini ialah Clash of Clans. Tapi, game ini dilengkapi bersama bangunan modis dan tentara beserta senjata, tank, dan pesawat tempur. Boom Beach Ini ialah game yang mengumpamai Clash of Clan. tidak seperti Battle Glory, ini merupakan game yang dikembangkan oleh perusahaan pembuat Clash of Clan merupakan Supercell. Boom Beach memiliki latar buntut di kepalauan tropis. kamu dapat memiliki pulau sendiri dan dituntut guna mempertahankannya. Clash of Clan (COC) Clash of Clan diklaim sebagai game mobile bergenre taktik yang paling sukses yg sempat ada. Game ini dimainkan oleh puluhan juta jalma di seluruhnya jurusan COC adalah game multiplayer yg mengijinkan mereka menimbulkan dan menegakkan komune menganggung tentara, sedang berlaga bersama pemain lain.

http://www.telekomers.com/2015/09/download-game-terpopuler-untuk-android.html

15 Game Tembak-Tembakan Android Paling bagus Terbaik

15 Game Tembak-Tembakan Android Paling bagus Terbaik



AndroidGaul.info – 15 Game Tembak-Tembakan Android Paling bagus awal beberapa genre game yang ada di Google play store, game dengan genre tembak-tembakan yaitu game Android yang tak sebentar memperoleh penggemar dan lagi berjenis game paling keren mendapatkan administrator sendiri pasti saja sebab telah alamat dulu game dengan genre tembak membedil ini telah sejak mulai merasuk di pikiran kita, misalnya saja game Counter Strike alias game CS.

Game tembak-tembakan buat Android terjamin amat seru guna di mainkan, justru lagi apabila di mainkan dengan bersama teman-teman yang dapat dimainkan dengan cara multiplayer contohnya sampai dikala ini game yang dapat di katakan salah tunggal game jadul ialah CS, tetap ingar-bingar di mainkan oleh para pecinta setianya. jikalau anda ingin merasakan game CS yang mampu di mainkan di device Android, sehingga kamu masuk dekat halaman yang benar.

Game Android Tembak-Tembakan paling bagus 2016



guna kesempatan kali ini AndroidGaul.info bakal mengupas berkaitan game Android tembak-tembakan paling bagus yg amat seru guna di mainkan. daftar game tembak-tembakan untuk Android ini dapat juga di up date bagi keenjoyan sejumlah pembacanya. tanpa perlu panjang lebar, berikut ini yakni game Android tembak-tembakan paling bagus yg harus anda install di ponsel Androidmu.

gabungan Game Android Tembak-Tembakan Paling bagus 2016

1. N.O.V.A. 3 – Near Orbit

Game Android tembak-tembakan yang seru awal akan hamba bahas ini merupakan sebuah game yang bernama N.O.V.A yang lagi ialah gandengan asal game HALO. Game ini yakni buatan Gameloft yg sudah mengakibatkan setidaknya 1 Juta jalma lebih mengunduh dan menginstall di telepon selular Android mereka.

n-o-v-a-3-near-orbit

Game N.O.V.A 3 ini kamu sanggup mengendarai robot, mobil dan berulang yang lainnya apalagi ada fitur multiplayer dekat game Android FPS yg tunggal ini menjadi mengijinkan anda guna main-main bersama dengan kawan-kawan anda Game NOVA ini pernah jadi game FPS paling baik dan tentunya game ini dapat kamu mainkan kalau anda ingin bayar se besar rupiah 69.000, pastinya harganya lumayan bagus dengan nilai yang di tawarkan.

2. Call of Duty : Stipse Team

Game FPS paling apik berikutnya adalah game yang di namakan Call of Duty : Stipse Team oleh developernya, saat ini Call of Duty : Stipse Team anjlok untuk platform Android yg tentunya dapat lagi tak sedikit saja pemakainya. Game Call of Duty : Stipse Team ini telah berhasil menjelmakan jutaan jalma mengunduh dan menginstallnya di gadget Android mereka, sebab grafisnya yang sangat bagus di moral game ini sangat seru apabila di mainkan dgn device yang berspesifikasi memadahi.

call-of-duty-stipse-team

Game yg di terhadap oleh Activision ini tapi sayang tidak di hadirkan dgn metode cuma-cuma untuk penikmat game di seluruhnya dunia untuk dapat memamerkan game Call of Duty : Stipse Team ini kamu mesti rela kepada merogoh kocek se gede rp 80 Ribuan. Ayo serta-merta atur team kamu pada memenangkan perkelahian dengan mempresentasikan game Android tembak-tembakan ini.

3. modern Combat 4

Game mutahir Combat 4 ini yakni suatu game Android FPS paling apik yang patut di masukkan pada campuran alias daftar game Android tembak-tembakan ini, karena moral design dan grafisnya yang sangat luar natural game kreasi Gameloft ini pasti saja menjelmakan tak singkat gamers mau coba game ini.

modern-combat-4

Game mutakhir Combat 4 ini di banderol bersama bayaran rupiah 69 Ribuan, hal ini teramat seimbang dgn sila game yang di saapabilan oleh trendi Combat 4 ini. panji-panji apa juga cepat angkat senjata perang kamu dengan game modis Combat 4 ini.

http://www.telekomers.com/2015/09/download-game-tembak-tembakan-3d.html

arahan membuat Wifi Hotspot di Windows 8 lengkap Full Gambar

arahan membuat Wifi Hotspot di Windows 8 lengkap Full Gambar

trik menghasilkan sharing wifi hotspot di windows 8– he he hasilnya dapat rencana semula untuk up date menuntut ilmu computer mengenai trik menciptakan notebook jadi wifi hotspot di windows 8 tidak dengan memakai software, Seperti menggunakan software Connectify kepada windows 7.Untuk menciptakan Hotspot dari laptop Windows 8 tidak dengan Software ini memanfaatkan d-hoc adalah dgn menggunakan guna netsh.
Berikut ini trik menghasilkan virtual wifi di windows 8 :
perdana anda harus mengakses Command Prompt juga sebagai admin terhadap terhubung CMD kamu sanggup menggunkan unifikasi Keyboaard Win + X buat menu dan memilih Command Prompt (Admin).

jika sudah terpapar lalu ketikkan komando berikut di CMDnetsh wlan set hostednetwork mode=allow ssid=AriNet key=artechies
ulasan : AriNet merupakan merek notebook aku dan artechies adalah kata sandi saya.
seandainya anda telah ketikkan seruan diatas tekan enter , dulu ketikkan instruksi berikut ini di CMD
netsh wlan start hostednetwork

selanjutnya kamu buka Control Panel – All Control Panel Items – Network and sharing Center.
seterusnya anda Klik Change adapter settings maka bakal kelihatan seluruhnya Network Connections. termasuk juga SmartNet (Local ruang Connection 13).

buat adapter yg merangkai kita ke internet klik kanan lalau memilih propertis
Makan akan unjuk windows baru adalah Ethernet Properties – klik pada tab share – selanjutnya anda centang Allow other network users to connect through this computers Internet connection
kepada Home networking connection terselip menu drop down , pilihlah : Local ruangan Connections 13 selanjutnya kamu klik OK.

Selesai
Demikianlah resep menciptakan Hotspot berasal laptop Windows 8 tanpa Software dan jangan gegabah baca 4 metode mempercepat Koneksi Internet Wifi & speedy

“Peringatan”

waktu ini Wifi Hotspot sudah sedia banyak di berbagai lokasi atau ruang di area mendunia seperti universitas rumah sakit, dinas sekolah dan lain-lain. dikala mengoneksikan sebuah koneksi kepada sektor hotspot tertera sememangnya bisa membahayakan perangkat komputer atau komputer Ini adalah jaringan yg berburai yg tak ada enkripsi, maka kala terkoneksi bersama user lain, customer mampu bersama mudah menyelinap dan berpotensi sanggup merusak perangkat.

Hacker tercatat mampu memata-matai atau bisa jalankan jebakan supaya terperangkat di ruangan yang besinyal evil twin. ruangan petunjuk evil twin tercantum merupakan ganjalan yg mana hacker menyusup bagi tanda-tanda nirkabel guna berpikir bahwa terpendam user lain ada di ruangan bersinyal. waktu mulai sejak masuk via evil twin, lalu hacker akan memata-matai semua gerakan internet user yg ada di ruang lokasi yg bersinyal. Hacker mampu dengan gampang menyusup melelah celah kepada mengakses kartu kredit customer seandainya lakukan aktifitas online.

http://www.telekomers.com/2015/09/cara-membuat-wifi-pada-windows-8-cepat.html

3 Aplikasi terbaik terhadap Nonton bioskop Atau download film Gratis


3 Aplikasi terbaik terhadap Nonton bioskop Atau download film Gratis
anda kembali sanggup menyaksikan genre sinema seperti action, komedi, drama kelompok histeria adventure dan lain-lain. menonton film merupakan trick terbaik terhadap isikan ketika nol menjadi masih unduh aplikasi movie ini di hp android dan nikmati nonton sinema di aplikasi movie. Sebelum sharing list Apps Movie, aku mau menyampaikan bahwa sekian banyak aplikasi yang cuma-cuma ini, ada sekian banyak aplikasi memiliki budget berlangganan bulanan atau mingguan. silahkan mengawali download aplikasi terbaik bagi nonton film movie mulai sejak Google Play Store.

Aplikasi film buat Nonton bioskop secara Online
MegaBox HD
Aplikasi film yg bernama MegaBox HD yakni pada menyaksikan bioskop serentak bersumber Movie App. MegaBox Hd cuma tersedia terhadap pengguna Android saja. jadi jika anda mau menginstal aplikasi MegaBox HD sehingga anda harus mempunyai perangkat Android. Atau menggunakan emulator Android untuk komputer pada menginstal MegaBox HD aplikasi di pc
Popcornflix
Popcornflix adalah aplikasi bioskop yg paling baik yang masuk di peringkat 9 dan dapat diperlukan untuk menyaksikan film di piranti Android dengan cara free Aplikasi Popcornflix semula sediakan program tv buat menyaksikan video online. App Popcornflix sediakan banyak fitur seperti film browse meniru jenis gugur gambar hidup yg paling dipandang film baru ditambahkan dan banyak tambah Popcornflix mampu di akses tidak dengan pendaftaran atau tidak perlu login sebelum menonton sinema Gak ribet bukan?
Zillion Player

Zillion Player yaitu Video Downloader APPSyang terbaik di aspek kepada melihat film.

dekat aspek internet, mempunyai banyak type Software Video.Misalnya:Facebook Video Downloader dan YouTube Video Downloader,tetapi tak semua berasal mereka yg bekerja dgn baik.


Features of Zillion Player App:

> Watch videos from facebook YouTube, daily motion and all other websites.

> Quality full video format.

> No hassle to download or watch Videos, just one click.

> User Can Choose many formats to unduh the Videos.

> Easily control the brightness and the volume

> Zillion Player gratis has Android and IOS version.

> Zillion Player APK is High Secure, No login in requirement

http://www.telekomers.com/2017/05/aplikasi-download-film-di-android-gratis.html

Hadits cara Shalat sesuai shalat Nabi Muhammad SAW

صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي
Shalatlah sebagaimana kalian melihat aku shalat
(HR.Bukhari no.6705, Ad-Darimi no.1225  dari Malik bin Al Huwairits radliallahu ‘anhu)*
Shalat dibuka dengan Takbir dan ditutup dengan Salam
عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
مِفْتَاحُ الصَّلَاةِ الطُّهُورُ وَتَحْرِيمُهَا التَّكْبِيرُ وَتَحْلِيلُهَا التَّسْلِيمُ
Dari Ali radliallahu ‘anhu dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Kunci shalat adalah bersuci, yang mengharamkannya (dari segala ucapan dan gerakan di luar shalat) adalah takbir,  dan yang menghalalkannya kembali adalah salam.” (HR. Abu Daud no.56, Ahmad no.957, Ad-Darimi no.684, Ibnu Majah no.271, Tirmidzi no.3)*
1.    Wudhu
أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
لَا تُقْبَلُ صَلَاةُ مَنْ أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ
Abu Hurairah berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak akan diterima shalat seseorang yang berhadats hingga dia berwudlu.”
(HR. Bukhari no.132, Muslim no.330)*
2.    Niat
عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَلَى الْمِنْبَرِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
Umar bin Al Khaththab diatas mimbar berkata; Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan”  (HR. Bukhari no.1, Muslim no.3530)*
3.    Menghadap Kiblat
قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا
فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ
Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidilharam……. (QS. Al Baqarah [2]:144)
Meluruskan kedua Kaki
عَنْ زُرْعَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ الزُّبَيْرِ يَقُولُ صَفُّ الْقَدَمَيْنِ وَوَضْعُ الْيَدِ عَلَى الْيَدِ مِنْ السُّنَّةِ
Dari Zur’ah bin Abdurrahman dia berkata; aku mendengar Ibnu Zubair berkata;
“Meluruskan kedua kaki dan meletakkan tangan (kanan) diatas tangan yang lain (kiri) adalah bagian dari sunnah.“  (HR. Abu Daud no.643)*
Kata Nu’man; Maka saya melihat seseorang melekatkan (merapatkan) pundaknya dengan pundak temannya (orang di sampingnya), demikian pula antara lutut dan mata kakinya dengan lutut dan mata kaki temannya. (HR. Abu Daud no.566, Ahmad no.17703)*
4.    Sutrah (Pembatas)
إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ إِلَى شَيْءٍ يَسْتُرُهُ مِنْ النَّاسِ فَأَرَادَ أَحَدٌ أَنْ يَجْتَازَ بَيْنَ يَدَيْهِ
فَلْيَدْفَعْ فِي نَحْرِهِ فَإِنْ أَبَى فَلْيُقَاتِلْهُ فَإِنَّمَا هُوَ شَيْطَانٌ
‘Apabila salah seorang dari kalian shalat menghadap suatu sutrah  dari manusia, lalu ada seseorang yang bermaksud  lewat di depannya, maka hendaklah dia mendorong dadanya, jika dia menolak, hendaklah dia memeranginya karena  dia adalah setan’. (HR. Muslim no.783, Bukhari no.479)*
5.    Jarak Sutrah
كَانَ بَيْنَ مُصَلَّى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبَيْنَ الْجِدَارِ مَمَرُّ الشَّاةِ
“Jarak antara tempat shalat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dengan dinding (pembatas) adalah selebar untuk jalan kambing.” (HR. Bukhari no.466, Muslim no.786, Abu Daud no.914)*
ثُمَّ صَلَّى وَبَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجِدَارِ ثَلَاثَةُ أَذْرُعٍ
Kemudian beliau shalat dan jarak antara beliau dan dinding tiga hasta.”
(HR. Ahmad no.5951, Nasa’I no.741)*
6.    Shalat semampunya.
عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَلَاةِ الْمَرِيضِ فَقَالَ صَلِّ قَائِمًا فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَقَاعِدًا فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَعَلَى جَنْبٍ
Dari Imran bin Hushain. Ia berkata; “Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang shalat orang yang sakit, beliau lalu menjawab: “Shalatlah kamu dengan berdiri, jika tidak mampu maka shalatlah dengan duduk, dan jika tidak mampu maka shalatlah dengan berbaring.”
(HR. Tirmidzi no.339, Abu Daud no. 815, Bukhari no.1048)*
7.    Posisi Tangan Saat Takbir Sejajar Pundak
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ إِذَا قَامَ لِلصَّلَاةِ رَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى تَكُونَا حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ ثُمَّ كَبَّرَ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila mendirikan shalat maka beliau mengangkat kedua tangannya hingga menjadi sejajar dengan kedua pundaknya, kemudian bertakbir.“ (HR. Muslim no.587, Bukhari no.694)*
8.    Posisi Tangan Saat Takbir Sejajar Telinga
رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا كَبَّرَ رَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى يُحَاذِيَ بِهِمَا أُذُنَيْهِ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila bertakbir maka beliau  mengangkat kedua tangannya hingga sejajar dengan kedua telinganya”.
(HR. Muslim no.589 dari  Malik bin al-Huwairits) *
Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam mengangkat kedua tangannya dengan jari terbuka rapat  (tidak renggang dan tidak menggenggam).
(HR Abu Daud, Ibnu Khuzaimah, Tamam & Hakim dan disahkan olehnya serta disetujui oleh Dzahabi).
9.    Tidak boleh menoleh.
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الِالْتِفَاتِ فِي الصَّلَاةِ
فَقَالَ هُوَ اخْتِلَاسٌ يَخْتَلِسُهُ الشَّيْطَانُ مِنْ صَلَاةِ الْعَبْدِ
Dari ‘Aisyah berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang menoleh dalam shalat.” Maka Beliau bersabda: “Itu adalah sambaran yang sangat cepat yang dilakukan oleh setan terhadap shalatnya hamba.”
(HR. Bukhari no.709, Abu Daud no.776, Tirmidzi no.538)*
لَا يَزَالُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مُقْبِلًا عَلَى الْعَبْدِ فِي صَلَاتِهِ مَا لَمْ يَلْتَفِتْ فَإِذَا صَرَفَ وَجْهَهُ انْصَرَفَ عَنْهُ
“Allah akan selalu menghadap ke hambanya dalam shalat selama hambanya tidak membuang pandangannya, apabila ia melirik maka Allah pergi darinya.”
(HR. Ahmad no.20531, Nasa’I no.1182,  Abu Daud no.775)*
Dalam HR. Baihaqi dan Hakim (dari Aisyah) disebutkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam shalat menundukkan kepalanya dan pandangannya tertuju ke tanah.
10.    Mengangkat kedua tangan sebelum mengucapkan Takbir.
أَبَا حُمَيْدٍ السَّاعِدِيَّ يَقُولُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
إِذَا قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ اسْتَقْبَلَ الْقِبْلَةَ وَرَفَعَ يَدَيْهِ وَقَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ
Abu Humaid As Sa’idi berkata; “Jika akan mendirikan shalat, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangannya, lalu beliau mengucapkan: “ALLAHU AKBAR (Allah Maha Besar).“ (HR. Ibnu Majah no.795) *
11.    Mengangkat kedua tangan bersamaan dengan Takbir.
عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ الْحَضْرَمِيِّ قَالَ
رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ مَعَ التَّكْبِيرِ
Dari Wa`il bin Hujr Al Hadlrami berkata;
“Saya melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengangkat kedua tangannya bersamaan dengan takbir”. (HR. Ahmad no.18093, Abu Daud no.623, Ibnu Majah no.851)*
12.    Mengangkat kedua tangan setelah ucapan Takbir.
فَنَظَرْتُ إِلَيْهِ فَقَامَ فَكَبَّرَ فَرَفَعَ يَدَيْهِ
حَتَّى َاذَتَا بِأُذُنَيْهِ وَوَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى ظَهْرِ كَفِّهِ الْيُسْرَى
Kemudian aku memperhatikan Rasulullah,  beliau berdiri dan takbir, lalu mengangkat kedua tangannya hingga sejajar kedua telinga, dan meletakkan tangan kanannya di atas punggung telapak tangan kirinya.“ (HR. Ad-Darimi no.1323 dari Wail bin Hujr)*
13.    Meletakkan Tangan Kanannya diatas Tangan Kirinya.
كَانَ النَّاسُ يُؤْمَرُونَ أَنْ يَضَعَ الرَّجُلُ الْيَدَ الْيُمْنَى عَلَى ذِرَاعِهِ الْيُسْرَى فِي الصَّلَاةِ
“Orang-orang diperintahkan agar meletakkan tangan kanannya di atas lengan kiri dalam shalat.”  (HR. Bukhari no.698,  Malik no.340) *
فِيهِ ثُمَّ وَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى ظَهْرِ كَفِّهِ الْيُسْرَى وَالرُّسْغِ وَالسَّاعِدِ
“Kemudian beliau meletakkan tangan kanannya di atas punggung telapak tangan kirinya dan pergelangan tangan kirinya.” (HR. Abu Daud no.624 dari Wa’il bin Hujr radliallahu ‘anhu)*
عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ قَالَ رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي فَأَخَذَ شِمَالَهُ بِيَمِينِهِ
Dari Wa`il bin Hujr ia berkata; “Aku melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam shalat,
tangan kanannya menggenggam tangan kiri.“ (HR.Ibnu Majah no.802)*
14.    Meletakkan kedua Tangannya diatas Dada.
عَنْ طَاوُسٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَضَعُ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى يَدِهِ الْيُسْرَى
ثُمَّ يَشُدُّ بَيْنَهُمَا عَلَى صَدْرِهِ وَهُوَ فِي الصَّلَاةِ
Dari Thawus dia berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meletakkan tangan kanannya diatas tangan kiri, kemudian menarik keduanya diatas dada ketika shalat.” (HR. Abu Daud no.648)*
Tangan diatas Pusar
رَأَيْتُ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يُمْسِكُ شِمَالَهُ بِيَمِينِهِ عَلَى الرُّسْغِ فَوْقَ السُّرَّةِ
“Aku melihat tangan kanan Ali radliallahu ‘anhu memegang tangan kirinya pada pergelangannya diatas pusar.“  (HR. Abu Daud no.646)*
15.    Do’a Istiftah (Iftitah)
الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ
Segala puji bagi Allah, pujian yang banyak, baik, lagi berbarakah. (HR. Muslim no.942)*
اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Maha Besar Allah, dan segala puji bagi Allah, pujian yang banyak, dan Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang. (HR. Muslim no.943)*
أَبُو زُرْعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْكُتُ بَيْنَ التَّكْبِيرِ وَبَيْنَ الْقِرَاءَةِ
إِسْكَاتَةً قَالَ أَحْسِبُهُ قَالَ هُنَيَّةً فَقُلْتُ بِأَبِي وَأُمِّي يَا رَسُولَ اللَّهِ إِسْكَاتُكَ بَيْنَ التَّكْبِيرِ وَالْقِرَاءَةِ مَا تَقُولُ قَالَ أَقُولُ
اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ
اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ الْخَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ
اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ
Abu Zur’ah berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Hurairah berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdiam antara takbir dan bacaan Al Qur’an.“
Abu Zur’ah berkata, Aku mengira Abu Hurairah berkata, ‘Berhenti sebentar, lalu aku berkata, “Wahai Rasulullah, demi bapak dan ibuku! Tuan berdiam antara takbir dan bacaan. Apa yang tuan baca diantaranya?. Beliau bersabda: “Aku membaca;
Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, sucikanlah kesalahanku sebagaimana pakaian yang putih disucikan dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahanku dengan air, salju dan es yang dingin.“
(HR. Bukhari no.702, Muslim no.940, Nasa’I no.885)*
16.    Membaca Ta’awwudz (berlindung dari godaan syetan).
فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Apabila kamu membaca Al Qur’an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. (QS. An-Nahl [16] : 98)
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
A’UUDZU BILLAHI MINASY SYAITHAANIR RAJIIM
Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk *
أَعُوذُ بِاللَّهِ السَّمِيعِ الْعَلِيمِ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ مِنْ هَمْزِهِ وَنَفْخِهِ وَنَفْثِهِ
A’UUDZU BILLAHIS SAMII’IL ‘ALIIM MINAS SYAITHAANIR RAJIIM
MIN HAMZIHII WANAFKHIHI WA NAFTSIHI
(Aku berlindung kepada Allah, dzat yang Maha mendengar lagi Maha mengetahui dari godaan syetan yang terkutuk, dari kegilaannya, dari kesombongannya dan syairnya yang jelek).“
(HR. Abu Daud no.658, Ahmad no.11047, Ad-Darimi no.1211, Tirmidzi no.225)*
17.    Menbaca Al-Fatihah.
عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ كَانُوا يَفْتَتِحُونَ الْقِرَاءَةَ بِ  الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Dari Anas bin Malik, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, Abu Bakar dan ‘Umar  dan Ustman , mereka memulai shalat dengan membaca:  ‘ALHAMDU LILLAHI RABBIL ‘AALAMIIN.”
(HR. Bukhari no.701, Muslim no.768, Abu Daud no.664, Ahmad no.12630)*
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ قَالَ قُمْتُ وَرَاءَ أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ فَكُلُّهُمْ كَانَ لَا يَقْرَأُ
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ  إِذَا افْتَتَحَ الصَّلَاةَ
Dari Anas bin Malik dia berkata; “Saya pernah shalat di belakang Abu Bakar, Umar dan Utsman, mereka semua tidak membaca; BISMILLAHI AR-RAHMAN AR-RAHIM ketika mengawali shalat.” (HR. Malik no.164)*
عَنْ أَنَسٍ قَالَ صَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَعَ أَبِي بَكْرٍ وَمَعَ عُمَرَ
فَلَمْ يَجْهَرُوا بِ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Dari Anas berkata;  Pernah saya shalat bersama Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam, bersama Abu Bakar, bersama ‘Umar, mereka tidak mengeraskan dalam membaca “BISMILLAHI AR-RAHMANI AR-RAHIMI”
(Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang).
(HR. Ahmad no.13284 & 13406)*
عَنْ نُعَيْمٍ الْمُجْمِرِ قَالَ صَلَّيْتُ وَرَاءَ أَبِي هُرَيْرَةَ فَقَرَأَ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Dari Nu’aim Al Mujmir dia berkata; Aku pernah shalat di belakang Abu Hurairah kemudian dia membaca “Bismillaahirrohmaanirrohiim” (HR. Nasa’I no.895)*
Tidak ada Shalat tanpa Al Fatihah
لَا صَلَاةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ
“Tidak ada shalat bagi yang tidak membaca Faatihatul Kitab (Al Fatihah).“
(HR. Bukhari no.714, Muslim no.597,  Ahmad no.21621)*
لَا يَقْرَأَنَّ أَحَدٌ مِنْكُمْ إِذَا جَهَرْتُ بِالْقِرَاءَةِ إِلَّا بِأُمِّ الْقُرْآنِ
“Janganlah sekali-kali kalian membaca surat, ketika aku memperdengarkan bacaanku dalam shalat, kecuali surat Al Fatihah.” (HR. Nasa’I no.911, Abu Daud no.702)*
جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ
مَنْ صَلَّى رَكْعَةً لَمْ يَقْرَأْ فِيهَا بِأُمِّ الْقُرْآنِ فَلَمْ يُصَلِّ إِلَّا أَنْ يَكُونَ وَرَاءَ الْإِمَامِ
Jabir bin Abdullah berkata; “Barangsiapa shalat satu rakaat dan tidak membaca Ummul Qur`an di dalamnya maka ia belum shalat, kecuali jika ia shalat di belakang imam.“ (HR. Tirmidzi no.288)*
سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ مَحْمُودِ بْنِ الرَّبِيعِ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ يَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
لَا صَلَاةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ فَصَاعِدًا قَالَ سُفْيَانُ لِمَنْ يُصَلِّي وَحْدَهُ
Sufyan dari Az Zuhri dari Mahmud bin Ar Rabi’ dari ‘Ubadah bin As Shamit yang sampai kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam (sabdanya):
“Tidak sah shalat bagi siapa yang tidak membaca fatihatul kitab (Al Fatihah) dan selebihnya.“
Sufyan berkata; “Bagi siapa yang shalat sendirian.” (HR. Abu Daud no.700)*
Kewajiban Menyimak (diam dan mendengarkan) bacaan Al Qur’an
وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُوا لَهُ وَأَنْصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Dan apabila dibacakan Al Qur’an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat. (QS. Al A’raaf [7] :204)
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
إِنَّمَا الْإِمَامُ لِيُؤْتَمَّ بِهِ فَإِذَا كَبَّرَ فَكَبِّرُوا وَإِذَا قَرَأَ فَأَنْصِتُو
Dari Abu Hurairah berkata; Rasulullah Shallallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Imam dijadikan untuk diikuti, apabila ia bertakbir maka bertakbirlah kalian  dan jika ia sedang membaca (Al-Fatihah atau surat Al Qur’an) maka simaklah (diam dan dengarkan) .“ (HR. Nasa’I no.913, Ahmad no.8534, Ibnu Majah no.837)*
Membaca dibelakang Imam
فَقَالَ  هَلْ قَرَأَ مَعِي مِنْكُمْ أَحَدٌ آنِفًا  فَقَالَ رَجُلٌ  نَعَمْ أَنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ
قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  إِنِّي أَقُولُ مَا لِي أُنَازَعُ الْقُرْآنَ
فَانْتَهَى النَّاسُ عَنْ الْقِرَاءَةِ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيمَا جَهَرَ فِيهِ رَسُولُ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْقِرَاءَةِ حِينَ سَمِعُوا ذَلِكَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Beliau bersabda: “Apakah salah seorang dari kalian tadi ada yang membaca bersamaku?”
Ada seorang laki-laki yang menjawab, “Saya, Wahai Rasulullah! ” Abu Hurairah berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Aku katakan (heran) kenapa aku diselisihi saat membaca Al Qur’an! ‘ Maka, setelah mereka mendengar (hadits) itu dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam orang-orang berhenti membaca berbarengan dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam shalat yang dikeraskan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
(HR. Malik no.179, Ahmad no.7665, Tirmidzi no.278)*
Membaca Al Fatihah dalam Hati
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
مَنْ صَلَّى صَلَاةً لَمْ يَقْرَأْ فِيهَا بِأُمِّ الْقُرْآنِ فَهِيَ خِدَاجٌ هِيَ خِدَاجٌ غَيْرُ تَمَامٍ
قَالَ أَبُو السَّائِبِ لِأَبِي هُرَيْرَةَ إِنِّي أَكُونُ أَحْيَانًا وَرَاءَ الْإِمَامِ
قَالَ أَبُو السَّائِبِ فَغَمَزَ أَبُو هُرَيْرَةَ ذِرَاعِي فَقَالَ يَا فَارِسِيُّ اقْرَأْهَا فِي نَفْسِكَ
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Barangsiapa mengerjakan shalat dan tidak dibacakan di dalamnya Ummul Qur`an (Al Fatihah) maka ia adalah kurang, kurang dan tidak sempurna.” Abu As Sa`ib berkata kepada Abu Hurairah, “Sesungguhnya aku terkadang membaca dan kadang tidak ketika di belakang imam.” Abu As Sa`ib berkata; Maka Abu Hurairah pun menyenggol lenganku seraya berkata; “Wahai orang Parsi, bacalah ia dalam hatimu”
(HR. Ahmad no.7502, Abu Daud no.699, Malik no.174, Muslim no,598, Nasa’I no.900)*
18.    Mengucapkan “Aamiiin”
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا قَالَ الْإِمَامُ
غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ فَقُولُوا آمِينَ  فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ قَوْلُهُ قَوْلَ الْمَلَائِكَةِ غُفِرَ لَهُ
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika Imam membaca GHAIRIL MAGHDLUUBI ‘ALAIHIM WALADL DLAALLIIN, maka ucapkanlah ‘AAMIIN’. Karena siapa yang ucapan ‘AMIIN’ nya bersamaan dengan ‘AMIIN’ nya Malaikat, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.”
(HR. Bukhari no.740,  Abu Daud  no.800, Muslim no.621,  Ahmad no.9542)*
19.     Membaca Surat pada Rakaat Pertama dan Kedua Saja.
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ يَقْرَأُ فِي الرَّكْعَتَيْنِ الْأُولَيَيْنِ مِنْ الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ
بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ وَسُورَةٍ وَفِي الرَّكْعَتَيْنِ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ
Dari Nabi  Shallallahu’alaihiwasallam bahwa beliau membaca faatihatul kitaab dan surat pada dua rakaat pertama shalat  dhuhur dan ‘ashar dan faatihatul kitaab pada dua rakaat berikutnya.
(HR. Ahmad  no.21549)*
20.    Berdiam sejenak (Saktah / Thu’maninah)
قَالَ سَمُرَةُ حَفِظْتُ سَكْتَتَيْنِ فِي الصَّلَاةِ سَكْتَةً إِذَا كَبَّرَ الْإِمَامُ حَتَّى يَقْرَأَ
وَسَكْتَةً إِذَا فَرَغَ مِنْ فَاتِحَةِ الْكِتَابِ وَسُورَةٍ عِنْدَ الرُّكُوعِ
Samurah berkata; “Aku hafal dua tempat diam sejenaknya beliau dalam shalat, pertama ketika imam bertakbir sampai membaca (Al Fatihah) dan diamnya yang kedua apabila selesai membaca surat Al Fatihah dan surat Al Qur’an sebelum ruku’.”
(HR. Abu Daud no.660, Ahmad no.19374, Ibnu Majah no.836)*
21.    Melakukan Rukuk
عَنْ مَالِكِ بْنِ الْحُوَيْرِثِ قَالَ رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ إِذَا كَبَّرَ
وَإِذَا رَكَعَ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ حَتَّى يَبْلُغَ بِهِمَا فُرُوعَ أُذُنَيْهِ
Dari Malik bin Al Huwairits dia berkata; “Aku melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengangkat kedua tangannya ketika bertakbir, ruku’, dan ketika mengangkat kepalanya dari ruku’ (i’tidal) hingga mencapai kedua ujung telinganya.” (HR. Abu Daud no.636)*
عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ افْتَتَحَ التَّكْبِيرَ فِي الصَّلَاةِ
فَرَفَعَ يَدَيْهِ حِينَ يُكَبِّرُ حَتَّى يَجْعَلَهُمَا حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ وَإِذَا كَبَّرَ لِلرُّكُوعِ فَعَلَ مِثْلَهُ
‘Abdullah bin ‘Umar radliallahu ‘anhuma berkata , “Aku melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memulai shalat dengan bertakbir.  Beliau mengangkat kedua tangannya ketika bertakbir hingga meletakkan kedua tangannya sejajar dengan pundaknya. Ketika takbir untuk rukuk beliau juga melakukan seperti itu” (HR. Bukhari no.696)*
22.    Posisi Rukuk
فَإِذَا رَكَعَ أَمْكَنَ كَفَّيْهِ مِنْ رُكْبَتَيْهِ وَفَرَّجَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ ثُمَّ هَصَرَ ظَهْرَهُغَيْرَ مُقْنِعٍ رَأْسَهُ وَلَا صَافِحٍ بِخَدِّهِ
“Apabila ruku’, beliau merapatkan kedua telapak tangan pada kedua lututnya, merenggangkan jari jemarinya lalu membungkukkan punggung (secara rata), tidak menengadah dan tidak pula menundukkan kepalanya.”  (HR. Abu Daud no.627 dari Abu Humaid)*
23.    Kedua Tangan diletakkan.
كُنَّا نَفْعَلُهُ فَنُهِينَا عَنْهُ وَأُمِرْنَا أَنْ نَضَعَ أَيْدِينَا عَلَى الرُّكَبِ
“Kami pernah mengerjakan seperti itu lalu kami dilarang (oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam), dan kami diperintahkan untuk meletakkan tangan kami pada lutut-lutut kami.“  (HR. Bukhari no.748)*
24.    Menggenggam.
ثُمَّ رَكَعَ فَوَضَعَ يَدَيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ كَأَنَّهُ قَابِضٌ عَلَيْهِمَا وَوَتَّرَ يَدَيْهِ فَتَجَافَى عَنْ جَنْبَيْهِ
“Kemudian beliau ruku’ dengan meletakkan kedua tangannya pada kedua lututnya seakan-akan beliau menggenggamnya, dan mengikatkan kedua tangannya seperti tali lalu merenggangkannya dari kedua lambungnya.” (HR. Abu Daud no.627, Tirmidzi no.241, Nasa’I no.1026)*
Mencengkram.
فَلَمَّا رَكَعَ طَبَّقَ يَدَيْهِ بَيْنَ رُكْبَتَيْهِ
“Ketika ruku’, beliau mencengkramkan kedua tangannya pada kedua lututnya.”
(HR. Abu Daud no. 638)*
25.    Kedua Lutut dan Jari-jemari direnggangkan.
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْكَعُ فَيَضَعُ يَدَيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ وَيُجَافِي بِعَضُدَيْهِ
Dari Aisyah ia berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam jika rukuk selalu meletakkan kedua tangannya di atas kedua lututnya dan merenggangkannya. “ (HR. Ibnu Majah no.864)*
26.    Thuma’ninah
عَنْ الْبَرَاءِ قَالَ كَانَ رُكُوعُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسُجُودُهُ وَبَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ
وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ مَا خَلَا الْقِيَامَ وَالْقُعُودَ قَرِيبًا مِنْ السَّوَاءِ
Dari Al Bara’ berkata, “Rukuk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, sujudnya, (duduk) antara dua sujud, dan ketika  mengangkat kepala dari rukuk, tidaklah berbeda antara berdiri (i’tidal) dan duduknya melainkan semuanya sama  (dalam thuma’ninah).“ (HR. Bukhari no.750)*
27.    Bacaan Rukuk
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
يَقُولُ فِي رُكُوعِهِ وَسُجُودِهِ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي
Dari ‘Aisyah ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam membaca do’a dalam rukuk dan sujudnya dengan bacaan: “SUBHAANAKALLAHUMMA  RABBANAA  WA BIHAMDIKA  ALLAHUMMAGHFIRLII (Maha suci Engkau wahai Tuhan kami, segala pujian bagi-Mu. Ya Allah, ampunilah aku) ‘.”
(HR. Bukhari no.752,  Abu Daud  no.743,  Ahmad no.23090, Ibnu Majah no.879) *
عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ الْيَمَانِ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
يَقُولُ إِذَا رَكَعَ سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ
وَإِذَا سَجَدَ قَالَ سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى ثَلَاثَ مَرَّاتٍ
Dari Hudzaifah Al Yamani bahwasanya ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdo’a di saat rukuk: “SUBHAANA RABBIYAL ‘AZHIM (Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung) tiga kali.
Dan ketika sujud mengucapkan;
SUBHAANA RABBIYAL A’LA  (Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi) tiga kali. “ (HR. Ibnu Majah no.878 & 880, Abu Daud no.752, Tirmidzi no.242)*
28.    Bangkit dari Rukuk Membaca
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ
إِذَا قَالَ الْإِمَامُ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ  فَقُولُوا اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika Imam mengucapkan ‘SAMI’ALLAHU LIMAN HAMIDAH (Semoga Allah mendengar pujian orang yang memuji-Nya) ‘, maka ucapkanlah: ALLAHUMMA RABBANAA LAKAL HAMDU (Wahai Rabb kami, bagi-Mu lah segala pujian).
(HR. Bukhari no.754)*
29.    Setelah Tegak berdiri Membaca
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
قَالَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ
Dari Abu Hurairah berkata, “Jika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam membaca: ‘SAMI’ALLAHU LIMAN HAMIDAH (Semoga Allah mendengar pujian orang yang memuji-Nya) ‘, maka beliau melanjutkan dengan:
‘RABBANAA WA LAKAL HAMDU (Wahai Rabb kami, bagi-Mu lah segala pujian) ‘. ” (HR. Bukhari no.753)*
30.    Thuma’ninah (I’tidal)
عَنْ ثَابِتٍ قَالَ كَانَ أَنَسٌ يَنْعَتُ لَنَا صَلَاةَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
فَكَانَ يُصَلِّي وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ قَامَ حَتَّى نَقُولَ قَدْ نَسِيَ
Dari Tsabit berkata, ” Anas pernah menceritakan sifat shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kepada kami, jika beliau shalat dan mengangkat kepalanya dari rukuk, maka beliau berdiri (lama) hingga kami mengatakan ‘beliau telah lupa’.” (HR. Bukhari no.758)*
Belum Shalat Kalau Tidak Thuma’ninah
عَنْ حُذَيْفَةَ رَأَى رَجُلًا لَا يُتِمُّ رُكُوعَهُ وَلَا سُجُودَهُ
فَلَمَّا قَضَى صَلَاتَهُ قَالَ لَهُ حُذَيْفَةُ  مَا صَلَّيْتَ
Dari Hudzaifah, bahwa ia melihat seorang laki-laki tidak sempurna dalam rukuk dan sujudnya.  Setelah orang itu selesai shalat, Hudzaifah berkata kepadanya, “Kamu belum shalat!” (HR. Bukhari no.376 & no.766)*
31.    Melakukan Sujud
عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ قَالَ رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
إِذَا سَجَدَ وَضَعَ رُكْبَتَيْهِ قَبْلَ يَدَيْهِ وَإِذَا قَامَ مِنْ السُّجُودِ رَفَعَ يَدَيْهِ قَبْلَ رُكْبَتَيْهِ
Dari Wa`il bin Hujr ia berkata; “Aku melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, Jika sujud beliau meletakkan kedua lutut sebelum kedua tangannya. Dan jika bangun dari sujud beliau mengangkat kedua tangannya sebelum kedua lutut.”
(HR. Ibnu Majah no.872, Abu Daud no.713, Darimi no.1286)*
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
إِذَا سَجَدَ أَحَدُكُمْ فَلْيَضَعْ يَدَيْهِ قَبْلَ رُكْبَتَيْهِ وَلَا يَبْرُكْ بُرُوكَ الْبَعِيرِ
Dari Abu Hurairah dia berkata; “Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Jika salah seorang dari kalian hendak sujud, maka hendaklah ia meletakkan kedua tangannya sebelum kedua lututnya dan janganlah ia turun (untuk sujud) seperti menderumnya unta.”
(HR. Naa’I no.1079, Ahmad no.8598)*
32.    Posisi Sujud
عَنْ أَبِي حُمَيْدٍ السَّاعِدِيِّ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا سَجَدَ
أَمْكَنَ أَنْفَهُ وَجَبْهَتَهُ مِنْ الْأَرْضِ وَنَحَّى يَدَيْهِ عَنْ جَنْبَيْهِ وَوَضَعَ كَفَّيْهِ حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ
Dari Abu Humaid As Sa’idi berkata; “Ketika sujud Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menekankan hidung dan dahinya ke bumi, menjauhkan dua tangan dari lambungnya, dan meletakkan dua telapak tangannya sejajar dengan dua bahu.” (HR. Tirmidzi no.250, Abu Daud no.627)*
عَنْ الْبَرَاءِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سَجَدْتَ فَضَعْ كَفَّيْكَ وَارْفَعْ مِرْفَقَيْكَ
Dari al-Bara’ dia berkata, Rasulullah shallallahu’alaihiwasallam bersabda, “Apabila kalian sujud maka letakkanlah kedua telapak tanganmu dan angkatlah kedua sikumu.” (HR. Muslim no.763,  Ahmad no.17858)*
Sujud dalam Shalat berjama’ah.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ اشْتَكَى أَصْحَابُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
مَشَقَّةَ السُّجُودِ عَلَيْهِمْ إِذَا انْفَرَجُوا فَقَالَ اسْتَعِينُوا بِالرُّكَبِ
Dari Abu Hurairah dia berkata; para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengadu kepada beliau tentang sulitnya sujud mereka jika harus menjauhkan kedua tangan dari kedua rusuk dan menjauhkan perut dari kedua paha, maka beliau bersabda: “Gunakanlah lutut-lutut kalian.”
(HR. Abu Daud no.767, Tirmidzi no.263)*
إِذَا سَجَدَ أَحَدُكُمْ فَلَا يَفْتَرِشْ يَدَيْهِ افْتِرَاشَ الْكَلْبِ وَلْيَضُمَّ فَخْذَيْهِ
“Apabila salah seorang dari kalian sujud, janganlah ia membentangkan kedua tangannya ke lantai sebagaimana seekor anjing, dan hendaklah ia meletakkan di kedua pahanya.” (HR. Abu Daud no.766)*
33.    Posisi Jari ketika Sujud.
وَيَفْتَحُ أَصَابِعَ رِجْلَيْهِ إِذَا سَجَدَ ثُمَّ يَقُولُ اللَّهُ أَكْبَرُ
“…………. kemudian beliau membuka jari-jari kedua tangannya apabila sujud, lalu mengucapkan: “Allahu Akbar“ (HR. Abu Daud no.824 dari Abu Humaid)*
34.    Jari-jemari menghadap Kiblat.
ثُمَّ يَسْجُدُ فَيَضَعُ يَدَيْهِ تُجَاهَ الْقِبْلَةِ
Setelah itu beliau sujud dan meletakkan kedua tangannya menghadap kiblat.
(HR. Ibnu Majah no.1052 dari ‘Aisyah)*
35.    Kedua Paha dibuka
عَنْ أَبِي حُمَيْدٍ بِهَذَا الْحَدِيثِ قَالَ
وَإِذَا سَجَدَ فَرَّجَ بَيْنَ فَخِذَيْهِ غَيْرَ حَامِلٍ بَطْنَهُ عَلَى شَيْءٍ مِنْ فَخِذَيْهِ
Dari Abu Humaid dengan hadits seperti ini, katanya; “Apabila beliau sujud, beliau merenggangkan kedua pahanya tanpa memikul beban perutnya.”  (HR. Abu Daud no.627)*
36.    Kedua Telapak Kaki ditegakkan serta Kedua Tumit dirapatkan
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ فَقَدْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ
فَانْتَهَيْتُ إِلَيْهِ وَهُوَ سَاجِدٌ وَقَدَمَاهُ مَنْصُوبَتَانِ
Dari ‘Aisyah dia berkata; “Suatu malam aku kehilangan Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam, dan aku menyentuh beliau yang sedang sujud, sedangkan kedua telapak kakinya tegak.  (HR. Nasa’I no.1088, Muslim no.751, Ahmad no.23176, Abu Daud no.745, Ibnu Majah no.3831)*
37.    Anggota Sujud
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُمِرْتُ أَنْ أَسْجُدَ
عَلَى سَبْعَةِ أَعْظُمٍ عَلَى الْجَبْهَةِ وَأَشَارَ بِيَدِهِ عَلَى أَنْفِهِ  وَالْيَدَيْنِ  وَالرُّكْبَتَيْنِ  وَأَطْرَافِ الْقَدَمَيْنِ
وَلَا نَكْفِتَ الثِّيَابَ وَالشَّعَرَ
Dari Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhu, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Aku diperintahkan untuk melaksanakan sujud dengan tujuh tulang (anggota sujud); kening -beliau lantas memberi isyarat dengan tangannya menunjuk hidung – kedua telapak tangan, kedua lutut dan ujung jari dari kedua kaki  dan tidak boleh menahan rambut atau pakaian (sehingga menghalangi anggota sujud).”
(HR. Bukhari no.770, Muslim no.758, Ibnu Majah no.874)*
38.    Bacaan Sujud
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
يَقُولُ فِي رُكُوعِهِ وَسُجُودِهِ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي
Dari ‘Aisyah ia berkata,
“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam membaca do’a dalam rukuk dan sujudnya dengan bacaan: “SUBHAANAKALLAHUMMA  RABBANAA  WA BIHAMDIKA  ALLAHUMMAGHFIRLII (Maha suci Engkau wahai Tuhan kami, segala pujian bagi-Mu. Ya Allah, ampunilah aku) ‘.” (HR. Bukhari no.752,  Abu Daud  no.743,  Ahmad no.23090, Ibnu Majah no.879) *
عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ الْيَمَانِ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
يَقُولُ إِذَا رَكَعَ سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ
وَإِذَا سَجَدَ قَالَ سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى ثَلَاثَ مَرَّاتٍ
Dari Hudzaifah Al Yamani bahwasanya ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdo’a di saat rukuk: “SUBHAANA RABBIYAL ‘AZHIM (Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung) tiga kali.
Dan ketika sujud mengucapkan;
SUBHAANA RABBIYAL A’LA  (Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi) tiga kali. “ (HR. Ibnu Majah no.878 & 880, Abu Daud no.752, Tirmidzi no.242)*
39.    Duduk antara dua Sujud
وَيَرْفَعُ وَيَثْنِي رِجْلَهُ الْيُسْرَى فَيَقْعُدُ عَلَيْهَا
“Setelah itu, beliau mengangkat kepala dan melipat kaki kirinya serta mendudukinya, beliau mengerjakan seperti itu di raka’at yang lain.” (HR. Abu Daud no.824 dari Abu Humaid)*
مِنْ سُنَّةِ الصَّلَاةِ أَنْ تُضْجِعَ رِجْلَكَ الْيُسْرَى وَتَنْصِبَ الْيُمْنَى
“Termasuk sunnah shalat adalah engkau menidurkan kaki kiri dan menegakkan kaki kanan.” (HR. Abu Daud no.822, Nasa’I no.1145)*
Duduk  Iq’a
طَاوُسًا يَقُولُا قُلْنَا لِابْنِ عَبَّاسٍ فِي الْإِقْعَاءِ عَلَى الْقَدَمَيْنِ فَقَالَ هِيَ السُّنَّةُ
فَقُلْنَا لَهُ إِنَّا لَنَرَاهُ جَفَاءً بِالرَّجُلِ فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ بَلْ هِيَ سُنَّةُ نَبِيِّكَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Thawus berkata,
“Kami bertanya kepada Ibnu Abbas mengenai hukum duduk di atas kedua tumit (duduk Iq’a).“ Dia menjawab, “Hukumnya sunat”. Kami bertanya, “Kami lihat janggal orang duduk seperti itu.” Ibnu Abbas menjawab, “Bahkan, begitulah sunnah Nabimu Shallallahu’alaihiwasallam.”
(HR. Muslim no.835, Abu Daud no.719)*
40 & 41. Telapak Tangan di atas Paha
عَنْ عَامِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
إِذَا قَعَدَ يَدْعُووَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُمْنَى وَيَدَهُ الْيُسْرَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُسْرَى
وَأَشَارَ بِإِصْبَعِهِ السَّبَّابَةِ وَوَضَعَ إِبْهَامَهُ عَلَى إِصْبَعِهِ الْوُسْطَى وَيُلْقِمُ كَفَّهُ الْيُسْرَى رُكْبَتَهُ
Dari Amir bin Abdullah bin Zubair dari ayahnya katanya,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam jika duduk berdoa (Tasyahud), beliau letakkan tangan kanannya diatas paha kananya, dan tangan kirinya diatas paha kirinya, dan beliau memberi isyarat dengan jari telunjuknya dan beliau letakkan jempolnya pada jari tengahnya, sementara telapak kirinya menggenggam lututnya. (HR. Muslim no.910)*
42.    Do’a Waktu Duduk diantara Sujud
عَنْ حُذَيْفَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ
رَبِّ اغْفِرْ لِي رَبِّ اغْفِرْ لِي
Dari Hudzaifah berkata;
“Ketika duduk antara dua sujud Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengucapkan:
“RABBIGHFIRLI RABBIGHFIRLI (Ya Allah ampunilah aku, Ya Allah ampunilah aku). ” (HR. Ibnu Majah no.887, Ad-Darimi no.1290)*
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَعَافِنِي وَاهْدِنِي وَارْزُقْنِي
Dari Ibnu Abbas bahwa
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengucapkan diantara dua sujudnya “ALLAHUMMAGHFIR LI WARHAMNI WA’AFINI WAHDINI WARZUQNI”
(ya Allah anugerahkanlah untukku ampunan, rahmat, kesejahteraan, petunjuk dan rizki).” (HR. Abu Daud no.724) *
43.    Bangkit dari Sujud
عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْحَارِثِ قَالَ صَلَّى لَنَا أَبُو سَعِيدٍ فَجَهَرَ بِالتَّكْبِيرِ حِينَ رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ السُّجُودِ
وَحِينَ سَجَدَ وَحِينَ رَفَعَ وَحِينَ قَامَ مِنْ الرَّكْعَتَيْنِ وَقَالَ هَكَذَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Dari Sa’id bin Al Harits berkata, “Abu Sa’id memimpin kami shalat, dia lalu mengeraskan bacaan takbirnya ketika mengangkat kepala dari sujud, ketika mau sujud, ketika mengangkat (kepala dari sujud) dan ketika bangkit berdiri dari rakaat kedua, setelah itu ia berkata, “Begitulah aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.” (HR. Bukhari no. 782)*
كَانَ أَبُو هُرَيْرَةَ يُصَلِّي بِنَا فَيُكَبِّرُ حِينَ يَقُومُ وَحِينَ يَرْكَعُ وَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَسْجُدَ بَعْدَمَا يَرْفَعُ
مِنْ الرُّكُوعِ وَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَسْجُدَ بَعْدَمَا يَرْفَعُ مِنْ السُّجُودِ وَإِذَا جَلَسَ
وَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَرْفَعَ فِي الرَّكْعَتَيْنِ كَبَّرَ وَيُكَبِّرُ مِثْلَ ذَلِكَ فِي الرَّكْعَتَيْنِ الْأُخْرَيَيْنِ
Abu Hurairah shalat bersama kami lalu ia takbir ketika bangun, ketika akan rukuk, ketika akan sujud setelah bangun dari rukuk, ketika akan sujud setelah bangun dari sujud, ketika duduk,  ketika akan bangun pada rakaat yang kedua, dia takbir dan takbir seperti itu pada dua rakaat yang terakhir. (HR. Ahmad no.7336)*
Duduk sejenak sebelum Bangkit Berdiri dari Sujud
أَبُو بُرَيْدٍ إِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ السَّجْدَةِ الْآخِرَةِ اسْتَوَى قَاعِدًا ثُمَّ نَهَضَ
Jika Abu Buraid mengangkat kepalanya dari sujud yang akhir, maka dia duduk dengan lurus sejenak lalu bangkit berdiri.” (HR. Bukhari no.760 dari Malik bin Al Huwarits)*
وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ عَنْ السَّجْدَةِ الثَّانِيَةِ جَلَسَ وَاعْتَمَدَ عَلَى الْأَرْضِ ثُمَّ قَامَ
“Dan jika mengangkat kepalanya dari sujud yang kedua dia duduk di atas tanah, kemudian baru berdiri.” (HR. Bukhari no.781dari Malik bin Al Huwarits)*
كَانَ إِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ السَّجْدَةِ الْآخِرَةِ فِي الرَّكْعَةِ الْأُولَى قَعَدَ ثُمَّ قَامَ
“Apabila Malik bin Huwairits bangkit dari sujud terakhir pada raka’at pertama,
dia duduk sesaat kemudian berdiri.”  (HR. Abu Daud no.716  dari Malik bin Al Huwarits)*
44 & 45. Bangkit dari Sujud
عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
إِذَا سَجَدَ وَضَعَ رُكْبَتَيْهِ قَبْلَ يَدَيْهِ وَإِذَا نَهَضَ رَفَعَ يَدَيْهِ قَبْلَ رُكْبَتَيْهِ
Dari Wa’il bin Hujr dia berkata; “Aku melihat Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam meletakan lututnya terlebih dahulu sebelum kedua tangannya apabila hendak sujud, dan mengangkat kedua tangannya dahulu sebelum kedua lututnya apabila bangkit dari sujud.
(HR. Nasa’I no.1077, Ad-Darimi no.1286, Ibnu Majah no.872)*
فَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ السَّجْدَةِ الثَّانِيَةِ فِي أَوَّلِ الرَّكْعَةِ اسْتَوَى قَاعِدًا ثُمَّ قَامَ فَاعْتَمَدَ عَلَى الْأَرْضِ
“Jika mengangkat kepalanya saat sujud kedua pada rakaat pertama maka ia duduk dalam keadaan lurus, kemudian bangun dengan bertumpu ke tanah.”  (HR. Nasa’I no.1141 dari Malik bin Huwairits )*
46 & 47.   Raka’at Kedua lebih singkat dari Raka’at Pertama
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الرَّكْعَتَيْنِ الْأُولَيَيْنِ
مِنْ صَلَاةِ الظُّهْرِ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ وَسُورَتَيْنِ يُطَوِّلُ فِي الْأُولَى وَيُقَصِّرُ فِي الثَّانِيَةِ
Dari ‘Abdullah bin Abu Qatadah dari Bapaknya berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada dua rakaat pertama dalam shalat Dhuhur membaca Al Fatihah dan dua surah, beliau memanjangkan rakaat pertama dan memendekkan pada rakaat kedua. (HR. Bukhari no.717)*
48.    Tasyahud Awwal
ثُمَّ قَعَدَ فَافْتَرَشَ رِجْلَهُ الْيُسْرَى فَوَضَعَ كَفَّهُ الْيُسْرَى عَلَى فَخِذِهِ وَرُكْبَتِهِ الْيُسْرَى
وَجَعَلَ حَدَّ مِرْفَقِهِ الْأَيْمَنِ عَلَى فَخِذِهِ الْيُمْنَى ثُمَّ قَبَضَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ فَحَلَّقَ حَلْقَةً
ثُمَّ رَفَعَ إِصْبَعَهُ فَرَأَيْتُهُ يُحَرِّكُهَا يَدْعُو بِهَا
Kemudian beliau duduk dan menyilangkan kaki kirinya dan meletakkan telapak tangan kirinya diatas pahanya dan lutut kirinya, dan beliau jadikan ujung siku kanannya diatas paha kanannya kemudian beliau menggenggam antara jari-jarinya dan beliau jadikan melingkar, kemudian beliau angkat telunjuknya dan kulihat beliau menggerak-gerakkannya sambil memanjatkan doa.
(HR. Ahmad no.18115, Ad-Darimi no.1323, Nasa’I no.1251  dari Wail bin Hujr)*
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ أَنَّهُ ذَكَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
كَانَ يُشِيرُ بِأُصْبُعِهِ إِذَا دَعَا وَلَا يُحَرِّكُهَا
Dari Abdullah bin Zubair bahwa dia menyebutkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memberi isyarat dengan jarinya ketika berdo’a, tanpa menggerakkannya.”
(HR. Abu Daud no.839)*
Telunjuk sedikit Bengkok
رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَاعِدًا فِي الصَّلَاةِ وَاضِعًا ذِرَاعَهُ الْيُمْنَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُمْنَى
رَافِعًا أُصْبُعَهُ السَّبَّابَةَ قَدْ أَحْنَاهَا شَيْئًا وَهُوَ يَدْعُو
Rasulullah Shalallah ‘Alaihi Wa Sallam duduk dalam shalat dengan meletakkan lengan kanannya di atas paha yang kanan, dan mengangkat telunjuknya dengan sedikit membengkokkannya sambil berdo’a.” (HR. Nasa’i no.1257, Abu Daud no.840)*
Telunjuk Lurus
وَوَضْعِهِ يَدَهُ الْيُسْرَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُسْرَى وَنَصْبِهِ قَدَمَهُ الْيُمْنَى
وَوَضْعِهِ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُمْنَى وَنَصْبِهِ أُصْبُعَهُ السَّبَّابَةَ يُوَحِّدُ بِهَا رَبَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
Dan meletakkan tangan kirinya pada lututnya yang kiri dengan menegakkan kaki kanannya. Lalu dia meletakkan tangan kanannya pada lutut kanannya dan meluruskan jari telunjuknya sebagai isyarat mengesakan Rabnya ‘Azzawajalla. (HR.Ahmad no.15977 dari Ibnu Ishaq)*
49.    Pandangan tertuju pada Telunjuk.
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا جَلَسَ فِي التَّشَهُّدِ وَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُمْنَى وَيَدَهُ الْيُسْرَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُسْرَى وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَلَمْ يُجَاوِزْ بَصَرُهُ إِشَارَتَهُ
‘Amir bin Abdullah bin Az Zubair dari Bapaknya berkata;
Rasulullah jika duduk tasyahud meletakkan tangannya di atas paha kanan dan meletakkan tangan kirinya di atas pahanya yang kiri, menunjuk dengan telunjuknnya dan pandangan mata beliau tidak melewati telunjuknya. (HR. Ahmad no.15518, Abu Daud no.8370, Muslim no.911)*
50.    Tasyahhud
ابْنَ مَسْعُودٍ يَقُولُ عَلَّمَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَفِّي بَيْنَ كَفَّيْهِ التَّشَهُّدَ
كَمَا يُعَلِّمُنِي السُّورَةَ مِنْ الْقُرْآنِ
التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
وَهُوَ بَيْنَ ظَهْرَانَيْنَا فَلَمَّا قُبِضَ قُلْنَا السَّلَامُ يَعْنِي عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Ibnu Mas’ud berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengajariku tasyahud -sambil menghamparkan kedua telapak tangannya- sebagaimana beliau mengajariku surat Al Qur’an, yaitu; “AT-TAHIYYATU LILLAHI WASH-SHALAWAATU WATH-THAYYIBAATU, ASSALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN-NABIYYU WA RAHMATULLAHI WA BARAKAATUH, ASSALAAMU ‘ALAINAA WA ‘ALA ‘IBAADILLAAHISH-SHAALIHIIN,  ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ABDUHU WA RASUULUH
(Penghormatan, rahmat dan kebaikan hanya untuk Allah. Semoga keselamatan, rahmat, dan keberkahan tetap ada pada engkau wahai Nabi. Keselamatan juga semoga ada pada hamba-hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa tiada Dzat yang berhak disembah kecuali Allah, dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya). Yaitu ketika beliau masih hidup bersama kami, namun ketika beliau telah meninggal, kami mengucapkan; “Assalaamu maksudnya atas Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.”
(HR. Bukhari no.5794, Muslim no.609)*
51.    Shalawat
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍكَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍكَمَا بَارَكْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
ALLAHUMMA SHALLI ‘ALAA MUHAMMAD WA ‘ALAA AALI MUHAMMAD
KAMAA SHALLAITA ‘ALAA AALII IBRAAHIM INNAKA HAMIIDUM MAJIID.
ALLAAHUMMA BAARIK ‘ALAA MUHAMMAD WA’ALAA AALI MUHAMMAD
KAMAA BAARAKTA ‘ALAA ‘AALI IBRAHIIMA INNAKA HAMIIDUM MAJIID.”
(Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberi shalawat kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkah Maha Terpuji dan Maha Mulia. Ya Allah berilah barakah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberi barakah kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Mulia) “. (HR. Bukhari no.4423 & 5880, Muslim no.614)*
52.    Iftirasy
ثُمَّ جَلَسَ فَافْتَرَشَ رِجْلَهُ الْيُسْرَى وَأَقْبَلَ بِصَدْرِ الْيُمْنَى عَلَى قِبْلَتِهِ وَوَضَعَ كَفَّهُ الْيُمْنَى
عَلَى رُكْبَتِهِ الْيُمْنَى وَكَفَّهُ الْيُسْرَى عَلَى رُكْبَتِهِ الْيُسْرَى وَأَشَارَ بِأُصْبُعِهِ
Seusainya (sujud) beliau duduk iftirasy (duduk di atas kaki kiri) dengan menghadapkan punggung kaki kanan ke arah kiblat, dan meletakkan telapak tangan kanan di atas lutut kanan, dan telapak tangan kiri di atas lutut kiri, sambil menunjuk dengan jari (telunjuk) nya.“ (HR. Abu Daud no.627 dari Abu Humaid)*
53.    Do’a Sebelum Salam
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ
وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
“Allahumma innii ‘A’uudzu bika min ‘adzaabil qabri wa min ‘adzaabin naar
wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitmatil masiihid dajjaal”
(“Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari siksa kubur dan dari siksa api neraka dan dari fitnah kehidupan dan kematian dan dari fitnah Al Masihid Dajjal”).
(HR. Bukhari no.1288 dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu)*
54.    Tawarruk
حَتَّى إِذَا كَانَتْ السَّجْدَةُ الَّتِي فِيهَا التَّسْلِيمُ أَخَّرَ رِجْلَهُ الْيُسْرَى وَقَعَدَ مُتَوَرِّكًا
“Ketika beliau duduk (tahiyyat) yang terdapat salam,beliau merubah posisi kaki kiri dan duduk secara tawaruk (duduk dengan posisi kaki kiri masuk ke kaki kanan).“
(HR. Abu Daud no.627 dari Abu Humaid)*
55.    Salam
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ يَسَارِهِ
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ ، السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ  حَتَّى يُرَى بَيَاضُ خَدِّهِ
Dari Abdullah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memberi salam ke sebelah kanan dan kirinya: “(ASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI, ASSALAMU’ALAIKUM WAHMATULLAH)“ hingga terlihat putihnya pipi beliau. (HR. Ahmad no.3516 , Ibnu Majah 904, Nasi’I no.1307, Tirmidzi no.272)*
عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ وَائِلٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ صَلَّيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَانَ يُسَلِّمُ
عَنْ يَمِينِهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
وَعَنْ شِمَالِهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ
Dari ‘Alqamah bin Wa`il dari ayahnya dia berkata; “Aku shalat di belakang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau memberi salam ke arah kanan dengan mengucapkan
“Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh (Semoga keselamatan, rahmat dan berkah Allah tetap atas kalian), “ dan kearah kiri dengan mengucapkan “Assalamu ‘alaikum warahmatullah (Semoga keselamatan dan rahmat Allah tetap atas kalian).
” (HR. Abu Daud no.846) *
Sumber Hadist: Ensiklopedi Hadits – Kitab 9 Imam.  Penerbit : Lidwa Pusaka
Istafti Qalbak … ( Mintalah fatwa kepada hatimu ) {http://thetrueideas.multiply.com/journal/item/1805}
Dari Wabishah bin Ma’bad radiyallahu anhu, ia berkata:
“Aku telah datang kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam, lalu beliau bersabda:
“Apakah engkau datang untuk bertanya tentang kebajikan?” Aku menjawab: “Benar”
Beliau bersabda: “Mintalah fatwa kepada hatimu.   اسْتَفْتِ نَفْسَكَ
الْبِرُّ مَا اطْمَأَنَّ إِلَيْهِ الْقَلْبُ وَاطْمَأَنَّتْ إِلَيْهِ النَّفْسُ وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي الْقَلْبِ وَتَرَدَّدَ فِي الصَّدْرِ وَإِنْ أَفْتَاكَ النَّاسُ
Kebajikan itu adalah apa-apa yang menentramkan jiwa dan menenangkan hati dan dosa itu adalah apa-apa yang meragukan jiwa dan meresahkan hati, walaupun orang-orang memberi fatwa kepadamu dan mereka membenarkannya.”
(HR. Ahmad no.17315, Darimi no.2421, hadits hasan, lihat hadits Arbain An-Nawawi hadits nomer 27).
Kata ustadz Anu hukumnya begini, kata ustad Anu hukumnya begitu, mana yang benar???
Mungkin demikian pernah anda rasakan, sehingga anda berada dalam kebingungan.
Pada saat anda menerima pendapat seorang ‘alim yang tsiqah dengan suatu pertanyaan dan ia menjawab dengan menunjukkan dalil-dalil yang kuat dari Qur’an maupun Sunnah, begitu pula pada saat lainnya, ternyata ustadz yang berbeda memberikan pendapat yang lain dari pendapat pertama dengan membawakan dalil-dalil dari Qur’an dan Sunnah, maka pada saat itulah anda bisa menanyakannya kepada nurani anda, mana yang membuat tenteram hati ini, itulah yang anda ikuti!
Sesungguhnya, dalil dari Al Kitab dan Sunnah itu didahulukan daripada yang lainnya, maksudnya adalah bukan perasaan tenang terlebih dahulu yang didahulukan diatas perkataan Allah dan NabiNya, melainkan keduanya didahulukan terlebih dulu.
Mengapa hati tidak didahulukan, daripada Al Kitab dan Assunnah?
Jawabnya, karena Rabbuna Azza Wa Jalla sendiri yang memberitahukan kepada kita sekalian demikian. Tersebut dalam sebuah ayat dalam Al Qur’an;
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الأمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ
فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلا
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
(An-Nissaa’ [4] : 59)
Pada hakekatnya, yang datang dari kedua sumber hukum Islam itu adalah bersesuaian dengan fithrah manusia dan mendatangkan ketentraman.  Namun kadang kala hati-hati manusia justru menyelisihinya, lantaran kebodohan yang diderita, atau setan sedang membisiki hatinya untuk bermaksiat kepada Allah. Dan kepada Allah jua lah, kita berlindung dari kondisi yang demikian, amiin.
Wallahu a’lamH

sumber: https://artikelabifadillah.wordpress.com

download aplikasi internet gratis android teranyar disini

download aplikasi internet gratis android teranyar disini



download aplikasi internet gratis android teranyar disini – siapakah sih yang menolak sebuah yang gratis? hmm apakahbila mendengar kata gratis rkeinginannya kita seluruh antumurs yah, apakahlagi keadanyaan kita juga lagi sulit jadi amat gembira sekali apakahbila menerima sebuah yang gratis. namun sebelum kami menterangkannya lebih jauh, terlebih dahulu kami akan membahas di antara ponsel yang sudah beredar semetode luas dikalangan masybirat yakni smartphone. ponsel smartphone memmemilikii keunggulan tersendiri di banding jenis ponsel lainnya, bisa jadi termasuk smartphone ini metersebutkani proses android, setelah itu layar yang lebar, serta jelas saja saja aplikasi – aplikasi serius di dalamnya sehingga amat berkhasiat sekali bagi para pengfungsi smartphone tersebut. namun akungnya mengfungsikan aplikasi terhadapnya proses android ini jelas sajanya sesegera bisa jadi metersebutkani data internet baru kita mampu mengakses seluruh aplikasi yang kita inginkan, akan tetetapi kaya gimana bila smartphone yang kamu memiliki tak memmemilikii atau bisa jadi kehamampun data internet? rkeinginannya ponsel kamu cuma mampu buat telepon atau mentransfer pesan singkat (sms) saja yah, hehe.

aplikasi internet gratis for android teranyar



namun sekarang kamu tak perlu was was, walaupun kartu sim kamu tak memmemilikii data internet kamu masih mampu metersebutkani internet gratis mengfungsikan aplikasi internet gratis yang akan kami beritakan keterhadapnya kamu. aplikasi internet gratis teranyar 2016 ini mampu kamu unduh metersebutkani kartu sim apakah saja, contohnya three 3, xl, axis, smartfren, indosat, telkomsel, serta lain sebagainya yang terserius sinyal terhadapnya ponsel kamu memadanyai.

jangan lupa share tersebutkanlah kami ini keterhadapnya sahabat – sahabat kamu, supaya mereka juga bisa menikmeninggal akses internet metersebutkani aplikasi internet gratis android kapakahn saja. serta berikut adanyalah kumpulan aplikasi internet gratis hp android teranyar 2016 :



aplikasi internet gratis buat android teranyar 2016 :

aplikasi tigers vpn (download)
aplikasi internet gratis teranyar

aplikasi internet gratis teranyar yang pertama adanyalah tigers vpn, kamu mampu menerima aplikasi tersebut terhadapnya play store. keunggulan aplikasi internet gratis terbaik ini sudah tersedia kuota buat kamu sebesar 100mb dengan tidak mendaftar, namun apakahbila kamu ingin mengfungsikan gratis internet unlimited/dengan tidak limit jelas saja saja kamu sesegera bisa jadi mendaftar terlebih dahulu, akan tetetapi dengan mengeluarkan uang atau koperiksa.

aplikasi vortex vpn (download)
aplikasi internet gratis 100 persen

aplikasi internet gratis ini disamping mampu kamu unduh semetode gratis terhadapnya play store, dalam mendaftar terhadapnya aplikasi vortex vpn juga terbilang amat beliah, sehingga aplikasi internet gratis terbaik 2016 ini banyak difungsikan oleh para pengfungsi android.

aplikasi simple server (download)
aplikasi gratis internet

terhadapnya aplikasi yang satu ini kamu mampu menerima internet gratis dengan beliah, namun khusus bagi pengfungsi kartu tri saja. jadi apakahbila kamu pengfungsi three 3 rkeinginannya kamu amat beruntung alkeinginannnya adanya aplikasi internet gratis buat kartu three.

aplikasi droid vpn (download)
aplikasi gratis internet teranyar 2016

aplikasi internet gratis teranyar serta terbaik 2016 ini amat luar bikeinginan, pkeinginanlnya terhadapnya aplikasi droid vpn tersebut kamu dberitaguhkan dengan akses internet gratis 100mb/hari, amat mengutungkan bukan. namun buat menerima akses internet gratis tersebut kamu sesegera bisa jadi mematuhi kunoh – kunoh serta syarat yang berlaku.

aplikasi psiphon (download)
aplikasi gratis internet terbaik 2016

aplikasi internet gratis psiphon ini juga amat digandrungi oleh para pengfungsi smartphone, disamping menerima aplikasi internet gratis terkenal ini amat beliah, kamu juga mampu dengan beliah dalam melaksanakan Registrasi terhadapnya aplikasi psiphon tersebut.

aplikasi troid vpn (download)
aplikasi internet gratis terbaik

ini tidak lain ialah aplikasi internet gratis terkenal ketika ini, banyak pengfungsi android metersebutkani aplikasi troid vpn buat menerima akses internet gratis buat hp android. tersedia 40mb hingga 1gb/hari internet gratis yang disediakan oleh aplikasi troid tersebut, namun lebih awal kamu sesegera bisa jadi mendaftar serta mengikuti syarat – syarat yang berlaku buat menerima akses aplikasi gratis internet terhadapnya smartphone kamu.

aplikasi hwangsitman vpn (download)
aplikasi gratis internet

aplikasi internet gratis yang satu ini menggunkan durasi menunjukkan akses internet gratis buat pengfungsinya, masa yang dikasikan adanyalah 4 pukul/minggu. jadi sepanjang 1 minggu itu kamu dikasikan akses internet gratis sepanjang 4 pukul, serta masa pengfungsian internet gratis tersebut sesuai yang kamu inginkan. serta buat menerima akses internet gratis tersebut jelas saja saja kamu perlu mendaftar dahulu.

aplikasi open vpn (download)
aplikasi gratis akses internet teranyar

aplikasi open vpn ini tidak lain ialah aplikasi gratis internet teranyar ketika ini, kamu mampu menerimanya dengan beliah serta gratis terhadapnya play store.

demikian yang bisa kami hinggakan tentang aplikasi gratis internet teranyar 2016, semoga kumpulan aplikasi gratis internet buat hp android ini mampu berkhasiat bagi kamu seluruh. sebelum kami tutup adanya akunoh bagus kamu simak juga tips menerima internet gratis kartu 3, bisa jadi saja kamu memperlukannya. hingga jumpa

http://www.telekomers.com/2017/02/download-aplikasi-internet-gratis.html